Selebrasi gol dari Real Madrid atas Inter pada Liga Champions 2026
BIDIKMASSA — Stadion Santiago Bernabeu kembali menjadi saksi malam magis Liga Champions saat Real Madrid sukses mengamankan kemenangan krusial 2-1 atas tamu tangguh asal Italia, Inter Milan. Pertandingan matchday pembuka League Phase musim 2026-2027 yang dihelat pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB ini menyajikan drama intens, efektivitas lini serang tuan rumah, serta catatan rekor bersejarah yang ditorehkan oleh sang megabintang Prancis, Kylian Mbappe.
Sejak peluit pertama dibunyikan oleh pengadil lapangan, atmosfer panas langsung terasa. Inter Milan besutan Cristian Chivu secara mengejutkan tampil tanpa rasa takut meski bertindak sebagai tim tamu di hadapan puluhan ribu pendukung Los Blancos. Nerazzurri bahkan langsung menggebrak pertahanan tuan rumah saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Penyerang lincah Marcus Thuram melepaskan tendangan voli terarah memanfaatkan umpan matang dari rekrutan baru Andy Diouf. Namun, Thibaut Courtois yang berdiri di bawah mistar gawang Real Madrid membuktikan kelasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang.
Tidak berselang lama, kapten Inter, Lautaro Martinez, turut menguji ketahanan lini belakang Madrid melalui tembakan mendatar yang terukur dari ruang terbuka. Sayangnya, refleks cekatan Courtois kembali menyelamatkan gawang Los Blancos dari kebobolan cepat.
Kendati terus ditekan pada awal laga, efektivitas menjadi pembeda utama skuad asuhan Jose Mourinho malam itu. Memasuki menit ke-14, blunder fatal yang dilakukan oleh bek muda Inter, Yann Aurel Bisseck, harus dibayar mahal. Bola liar berhasil direbut oleh Brahim Diaz yang dengan sigap melihat posisi Kylian Mbappe. Tanpa membuang waktu, gelandang serang kreatif itu mengirimkan operan matang yang langsung diselesaikan dengan dingin oleh Mbappe untuk menaklukkan penjaga gawang Josep Martinez. Gol pembuka ini langsung memantik roar dari seluruh penjuru Santiago Bernabeu.
Tertinggal satu gol tidak membuat mental anak asuh Cristian Chivu langsung runtuh. Gelandang maestro Hakan Calhanoglu mencoba memberikan respons cepat lewat tendangan bebas keras dan terarah pada menit ke-16, yang lagi-lagi memaksa Courtois jatuh bangun mengamankan area kekuasaannya.
Namun, efisiensi serangan Real Madrid kembali menghukum kelengahan lini belakang Nerazzurri pada menit ke-23. Kali ini giliran kiper Josep Martinez yang melakukan kesalahan mendasar saat mencoba menguasai bola di area berbahaya. Federico Valverde yang berdiri jeli langsung mencuri si kulit bulat dan menceploskannya dengan mudah untuk menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0. Menjelang turun minum, Brahim Diaz nyaris menambah penderitaan tim tamu, namun sepakan kerasnya usai kemelut di kotak penalti hanya membentur mistar gawang. Skor dua gol tanpa balas untuk keunggulan Real Madrid bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Inter Milan meningkatkan intensitas serangan secara drastis demi mengejar ketertinggalan defisit dua gol. Gelandang anyar asal Inggris, Curtis Jones, langsung memberikan ancaman nyata di awal babak kedua, tetapi Courtois kembali tampil sebagai pahlawan lewat penyelamatan krusialnya. Peluang emas berikutnya didapatkan oleh Marcus Thuram menyambut umpan silang Calhanoglu, namun sontekan penyerang timnas Prancis tersebut masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Jose Mourinho kemudian merespons tekanan lawan dengan instruksi bertahan yang disiplin sembari mengandalkan kecepatan transisi serangan balik. Melalui skema cepat, kombinasi apik antara Jude Bellingham dan Brahim Diaz sempat merepotkan pertahanan Inter sebelum akhirnya dihentikan oleh aksi heroik kiper Josep Martinez. Bek tengah Alessandro Bastoni turut mencoba peruntungannya lewat tendangan jarak jauh pada menit ke-64, namun ketangguhan Courtois belum mampu dirobohkan.
Upaya tiada henti dari tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-77. Berawal dari pergerakan ciamik Lautaro Martinez di sisi lapangan, sang kapten mengirimkan umpan silang akurat yang langsung diteruskan oleh wing-back enerjik Carlos Augusto menjadi gol. Sepakan keras Augusto merobek jala gawang Real Madrid dan mengubah kedudukan menjadi 2-1, menghadirkan sisa waktu pertandingan yang semakin menegangkan bagi publik tuan rumah.
Selepas gol tersebut, Inter semakin berani menggempur pertahanan Madrid secara total. Berbagai variasi serangan dilancarkan, namun koordinasi lini belakang Los Blancos tampil solid dan mampu meredam setiap gelombang serangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Di luar kemenangan penting yang membawa Real Madrid mengoleksi tiga poin perdana di fase liga ini, sorotan utama tertuju pada Kylian Mbappe. Tambahan satu golnya ke gawang Inter Milan berdasarkan catatan statistik resmi Squawka membuat koleksi gol Mbappe di kompetisi antarklub elit Benua Biru resmi menyamai catatan rekor legenda hidup Real Madrid, Raul Gonzalez. Pencapaian luar biasa ini semakin menegaskan status Mbappe sebagai salah satu mesin gol paling mematikan di dunia sejak mengenakan seragam putih kebesaran Real Madrid.
Kemenangan pembuka ini menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Jose Mourinho menatap jadwal padat berikutnya di kancah Eropa, di mana mereka dijadwalkan akan bertandang menghadapi raksasa Italia lainnya, AS Roma. Di sisi lain, Inter Milan harus segera melakukan evaluasi menyeluruh sebelum melakoni laga krusial selanjutnya melawan wakil Belgia, Club Brugge, demi mengamankan asa lolos ke fase berikutnya di Liga Champions musim ini.
