Gedung Bank Indonesia
JAKARTA — Peta kepemimpinan Bank Indonesia (BI) bersiap menghadapi babak baru. Presiden Prabowo Subianto resmi menyetorkan empat nama kandidat kuat untuk mengisi posisi strategis di jajaran Dewan Gubernur BI ke DPR RI.
Pengusulan ini terungkap langsung dari pernyataan Ketua DPR RI, Puan Maharani, usai menerima Surat Presiden (Surpres) yang dikirimkan melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
Daftar Empat Kandidat Dewan Gubernur BI
Berdasarkan Surpres yang diterima parlemen, berikut adalah rincian formasi calon pimpinan bank sentral yang diusulkan oleh pemerintah:
- Calon Gubernur Bank Indonesia: Destry Damayanti (saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI)
- Calon Deputi Gubernur Senior (DGS) BI: Aida S. Budiman (saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI)
- Calon Deputi Gubernur BI (Kandidat 1): Solikin M. Juhro (saat ini menjabat sebagai Asisten Gubernur BI)
- Calon Deputi Gubernur BI (Kandidat 2): Anwar Bashori (saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI)
Keempat figur tersebut merupakan internal handal yang sudah berkecimpung lama di dalam ekosistem bank sentral, sehingga dinilai memiliki pemahaman mendalam terkait arah kebijakan moneter nasional.
Segera Diproses di Parlemen
Puan Maharani memastikan bahwa lembaganya akan segera menindaklanjuti usulan tersebut sesuai dengan mekanisme formal yang berlaku di parlemen. Mengingat jadwal pembukaan masa sidang DPR jatuh pada Kamis (14/8/2026), tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dijadwalkan mulai bergulir pekan depan.
“Minggu depan akan segera dimulai proses mekanisme yang ada di DPR untuk dipilih dan disetujui,” tegas Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
