Sukabumi — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menegaskan bahwa keberadaan GICC (Gedung Islamic Center dan Community Center) merupakan sarana strategis dalam memperkuat umat sekaligus membangun lingkungan sosial yang harmonis dan berdaya.
Hal tersebut disampaikan dalam sebuah kegiatan di GICC, di mana ia menekankan pentingnya peran fasilitas tersebut tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
Menurut H. Andreas, GICC memiliki potensi besar dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang terintegrasi. “GICC harus menjadi pusat penguatan umat, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Di sinilah kolaborasi antar elemen masyarakat bisa terbangun dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendukung penuh optimalisasi fungsi GICC sebagai ruang bersama yang inklusif. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan berbagai program yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.
Sejumlah kegiatan yang telah berlangsung di GICC antara lain kajian keislaman, pelatihan keterampilan, pembinaan generasi muda, hingga kegiatan sosial seperti santunan dan bakti sosial. Program-program tersebut dinilai efektif dalam mempererat hubungan sosial sekaligus meningkatkan kepedulian antarwarga.
H. Andreas berharap ke depan GICC dapat terus berkembang dengan menghadirkan inovasi program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal demi kemajuan umat dan lingkungan sosial di Sukabumi.
Dengan peran strategisnya, GICC diyakini mampu menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat yang religius, mandiri, dan memiliki solidaritas sosial yang kuat di Kabupaten Sukabumi.
