Kelakar Prabowo saat pidato di Harlah ke 28 PKB
JAKARTA — Momen menarik dan penuh keakraban mewarnai perayaan puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Saat menyapa para pejabat dan pimpinan partai politik yang hadir, Presiden RI Prabowo Subianto sempat melempar kelakar terkait singkatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan viral di media sosial.
Di hadapan para tamu undangan, Presiden Prabowo menyapa Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, dengan mengaitkannya pada tren kelakar netizen di dunia maya.
“Ketua Umum Partai Golongan Karya, Saudara Bahlil Lahadalia. Katanya MBG itu singkatan Mas Bahlil Ganteng. Bisa aja lo,” ujar Prabowo yang disambut gelak tawa para hadirin.

Setelah momen tersebut, Presiden Prabowo melanjutkan sapaannya kepada deretan ketua umum parpol dan menteri Kabinet Merah Putih lainnya, termasuk Ketua Umum PAN sekaligus Menko Pangan, Zulkifli Hasan.
Respon Golkar Soal Tren “Mas Bahlil Ganteng”
Singkatan MBG yang dipelesetkan menjadi “Mas Bahlil Ganteng” sejatinya berawal dari lagu jenaka ciptaan netizen berjudul “My Little Bolu Ketan” yang tular di berbagai platform media sosial. Lagu tersebut memuat lirik unik seperti bait pelesetan “Buah apa yang paling manis? Buahlil” hingga sebutan “MBG, Mas Bahlil ganteng”.
Menanggapi fenomena tersebut, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Sarmuji, menyambut positif kreativitas publik. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk apresiasi warganet terhadap sosok Bahlil.
“Itu justru lahir dari kreativitas netizen sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras Pak Bahlil. Jika ada akun internal Golkar yang ikut meramaikan, tentu hal yang wajar karena mereka juga bagian dari ekosistem media sosial,” jelas Sarmuji.
Sarmuji menegaskan bahwa pihak Golkar sama sekali tidak terganggu dengan viralnya lagu tersebut dan menganggapnya sebagai hiburan segar yang memperlihatkan kedekatan masyarakat dengan tokoh politik nasional.
