Grandy Prajayakti, direktur RANS, Tbk yang mundur
Jakarta — PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) kembali menjadi sorotan publik. Belum genap sebulan sejak resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan hiburan milik pesohor Raffi Ahmad ini mengumumkan perombakan pada jajaran manajemennya menyusul pengunduran diri Grandy Prajayakti dari kursi Direktur.
Manajemen memastikan bahwa mundurnya petinggi tersebut tidak akan mengganggu stabilitas bisnis perusahaan.
Alasan Pribadi dan Kepastian Operasional
Direktur Keuangan RANS, Rumunggu Yokonapita, mengungkapkan bahwa pihaknya telah secara resmi menerima surat pengunduran diri Grandy pada Rabu (22/7/2026).
“Pada 22 Juli 2026, Perseroan menerima surat permohonan pengunduran diri Saudara Grandy Prajayakti sebagai Direktur Perseroan. Pengunduran diri tersebut disampaikan atas dasar alasan pribadi,” ujar Rumunggu dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (24/7/2026).
Meski ditinggal salah satu figur pentingnya, manajemen menegaskan bahwa dinamika internal ini tidak memberikan dampak material apa pun. Seluruh kegiatan operasional, aspek hukum, kesehatan finansial, hingga kelangsungan usaha RANS tetap berjalan normal seperti biasa.
Sebagai langkah administratif lanjutan sesuai regulasi pasar modal yang berlaku, RANS segera menjadwalkan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) guna meminta restu serta memutuskan permohonan pengunduran diri tersebut secara resmi.
Kilas Balik Perjalanan IPO RANS
Kabar mundurnya Grandy terjadi tepat selang 12 hari setelah RANS mencatatkan tonggak sejarah penting lewat penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering / IPO) di BEI pada Jumat (10/7/2026).
Dalam aksi korporasi tersebut, emiten berkode saham RANS ini melepas 2,52 miliar saham baru atau setara dengan 20,02% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Dipatok pada harga penawaran Rp170 per saham, RANS sukses meraup dana segar hingga Rp429,25 miliar dari publik.
Jejak Karier Grandy Prajayakti
Grandy Prajayakti sendiri merupakan profesional berpengalaman yang dipercaya menduduki posisi Direktur RANS berdasarkan hasil RUPS tahun 2025. Sebelumnya, ia juga telah menakhodai PT Rans Nikmat Sejahtera sejak 2023.
Dengan rekam jejak lebih dari dua dekade di sektor pemasaran, pengembangan bisnis, manajemen operasional, hingga industri media dan hiburan digital, kehadirannya turut mewarnai perjalanan pertumbuhan RANS hingga tahap go public saat ini.
