Presiden ke - 7 RI, Joko Widodo menyambangi para pengungsi gempa di NTT
BidikMassa – Keberpihakan terhadap rakyat kecil dan masyarakat yang tengah mengalami kesusahan kembali ditunjukkan oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Di tengah masa purna tugasnya sebagai seorang kepala negara, Jokowi memilih untuk mendedikasikan waktu dan perhatiannya dengan melakukan aksi kemanusiaan yang mendalam. Ia turun langsung ke lapangan untuk mengunjungi sekaligus bermalam bersama para pengungsi yang menjadi korban gempa bumi dahsyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kunjungan lapangan yang sarat akan makna emosional dan sosial tersebut dipusatkan di Dusun Cawalo, Desa Rokirole, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka. Kehadiran Jokowi di wilayah kepulauan terpencil ini terjadi pada Rabu (16/9/2026). Kedatangan mantan orang nomor satu di Indonesia itu sontak memecah kesunyian serta menyuntikkan semangat dan harapan baru bagi ratusan warga yang telah terpaksa meninggalkan rumah mereka dan tinggal di posko pengungsian darurat. Mereka telah bertahan di bawah tenda-tenda seadanya selama hampir sebulan penuh akibat bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026 silam.
Kehadiran sosok yang semasa kepemimpinannya dikenal sangat dekat dengan masyarakat akar rumput ini disambut penuh haru, linangan air mata, dan rasa syukur yang mendalam oleh warga setempat. Selama berada di lokasi pengungsian, Jokowi tidak hanya menyapa warga dari kejauhan atau sekadar mendengarkan laporan dari para pejabat daerah. Sebaliknya, ia memilih untuk membaur secara langsung, tidur, dan beristirahat di tenda pengungsian sederhana bersama para penyintas. Di sana, ia mendengarkan satu per satu keluh kesah masyarakat, serta meninjau secara langsung kondisi keseharian mereka di tenda-tenda darurat yang beratapkan terpal di tengah keterbatasan fasilitas.
Dialog Intim dan Harapan Warga Korban Gempa
Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Jokowi menyempatkan diri untuk berdialog secara intim dan hangat dengan para warga. Ia menanyakan secara detail mengenai kondisi kesehatan para pengungsi, ketersediaan pasokan logistik makanan dan air bersih, serta kelayakan tenda yang selama sebulan terakhir menjadi satu-satunya tempat berlindung mereka dari teriknya panas matahari, angin kencang, dan cuaca yang tidak menentu.
Suasana haru menyelimuti area posko ketika warga menceritakan berbagai penderitaan, rasa trauma, dan pergumulan hidup yang mereka hadapi pascabencana. Koordinator Posko Utama Rokirole, Nikodemus W Lowo, mengaku sangat terkejut sekaligus merasa terhormat atas kehadiran sang mantan presiden di wilayah mereka yang relatif sulit dijangkau transportasi umum secara reguler.
“Saya rasa hampir tidak percaya dengan kehadiran Bapak Joko Widodo di tempat ini. Untuk kami sendiri, saya pribadi merasa ini seperti mimpi, tapi ternyata kenyataan bahwa beliau hadir dan sangat dekat dengan kami, karena itu kami rasakan luar biasa,” ujar Nikodemus W Lowo dengan nada bergetar, sebagaimana dikutip dari tayangan video Antara TV, Kamis (17/9/2026).
Senada dengan ungkapan Nikodemus, seorang warga penyintas bernama Dominika Wea menyampaikan curahan hatinya yang mendalam kepada sang mantan presiden. Di hadapan Jokowi, Dominika mengungkapkan kerinduannya yang begitu besar untuk bisa segera kembali hidup normal di rumah mereka masing-masing. Ia berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat gempa dapat segera direalisasikan oleh pemerintah pusat maupun daerah.
“Kalau musim hujan, kami mau memasak di mana. Saya hanya meminta itu,” ucap Dominika dengan penuh harap agar hunian mereka segera mendapatkan perbaikan permanen sebelum musim penghujan tiba di wilayah tersebut.
Peninjauan Infrastruktur dan Penyaluran Bantuan Logistik Skala Besar
Agenda kunjungan kerja kemanusiaan ini dilanjutkan pada keesokan harinya, Kamis (17/9/2026). Dalam agenda hari kedua tersebut, Jokowi diagendakan untuk turun langsung meninjau berbagai titik kerusakan infrastruktur publik, fasilitas umum, serta bangunan rumah ibadah yang porak-poranda akibat terjangan gempa M 7,7 beberapa waktu lalu. Selain melihat dari dekat dampak kerusakan fisik fasilitas umum, ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis guna meringankan beban ekonomi warga terdampak.
Dalam lawatan kemanusiaan yang penuh makna ini, Jokowi turut didampingi oleh putra bungsunya yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, serta Sekretaris Dewan Pembina DPP PSI Grace Natalie. Kehadiran para tokoh nasional di tengah-tengah para pengungsi ini diharapkan mampu menarik perhatian lebih luas dari berbagai elemen masyarakat dan lembaga kemanusiaan untuk turut serta membantu proses pemulihan sosial dan ekonomi di Kabupaten Sikka.
Sementara itu, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para sesepuh adat setempat serta kepada Jokowi atas perhatian luar biasa yang diberikan kepada masyarakat Palue. Bupati Juventus menilai bahwa kehadiran fisik seorang pemimpin di tengah penderitaan rakyatnya memberikan dampak psikologis yang sangat besar untuk memulihkan mental para penyintas gempa.
Juventus mengungkapkan bahwa jajaran pemerintah daerah telah bergerak cepat melakukan pendataan menyeluruh terhadap tingkat kerusakan bangunan rumah warga, mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat. Respons cepat dan tanggap darurat tersebut, menurut Juventus, langsung direspons positif oleh Jokowi dengan mengirimkan berbagai material bangunan esensial yang sangat dibutuhkan oleh warga untuk membangun kembali tempat tinggal mereka.
“Kita sudah cek, mana rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat. Pak Jokowi sudah mengirim semen, mengirim seng, juga ribuan tandon air untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Terima kasih banyak, Pak Jokowi atas kepedulian yang nyata ini,” tutur Juventus dengan penuh rasa syukur di hadapan para warga.
Ia juga menambahkan bahwa pihak pemerintah Kabupaten Sikka akan terus mengawal secara ketat proses distribusi bantuan material bangunan tersebut, serta memastikan percepatan pembangunan kembali rumah-rumah warga dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Terima kasih Bapak Laki Mosa, terima kasih sudah terima Bapak Jokowi di sini dengan penuh adat dan kehormatan. Kita punya tugas besar di sini. Saya sebagai bupati, sebagai pemerintah daerah, sudah mendata semua warga dan kita pastikan penanganan pascabencana ini berjalan tuntas hingga masyarakat dapat kembali hidup dengan layak dan aman,” pungkas Juventus di hadapan para warga Dusun Cawalo yang menyambut antusias pernyataan tersebut.
